Selasa, 06 Mei 2008

Berikan Tauladan Pada Anak

Selain perilaku buruk, banyak juga perilaku baik yang jadi panutan anak. Sebagai teladan, sebaiknya orangtua memberi sebanyak mungkin contoh perilaku yang baik, misalnya :

- Memberi maaf

Jika ada orang yang berbuat salah, dan sudah meminta maaf, biasakan tidak mengungkit- ungkit lagi kesalahan orang tersebut.

- Berbagi

Biasakan budaya berbagi di rumah. Misalnya, bergantian menonton TV ( setelah ibu menonton berita, anak boleh menonton film kartun. Ibu tidak memaksakan kehendak, tapi mendiskusikannya terlebih dahulu kepada anak )

- Empati

Tunjukkan empati kepada anak. Sama seperti halnya orang dewasa, anak- anak senang menerima empati. Membesarkan anak dengan penuh empati mendorong pertumbuhan emosi yang sehat. Dengan empati, anak memahami perasaan orang lain, mampu membina hubungan dan diterima orang lain.

- Membaca

Jika anak sering melihat orangtua membaca, anak melihat bahwa membaca adalah kegiatan yang menyenangkan.

Masih banyak lagi perilaku baik atau buruk yang sering ditiru anak. Sebagai orangtua, tentunya kita ingin memberikan yang terbaik untuk anak. Alangkah bijaknya bila kita mulai memikirkan perilaku yang dapat berdampak buruk pada anak. Mulailah dengan mengubah perilaku diri sendiri yang kita anggap buruk dengan perilaku yang baik dalam kehidupan sehari- hari. Peribahasa “Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya “ menggambarkan betapa perilaku anak mirip dengan perilaku orangtuanya. Bukan karena keturunan, karena anak bagaikan “tabula rasa “, kertas putih bersih, melainkan karena anak belajar melalui meniru dan konsekuensi yang didapatnya. Ingat, orangtua adalah teladan terbaik bagi anak- anaknya.

Tidak ada komentar: